Tips Cerdas Memilih Baterai untuk Sistem Listrik Tenaga Surya

Sistem listrik tenaga surya saat ini menjadi pilihan alternatif untuk memperoleh suplai energi listrik yang lebih ramah lingkungan. Proses instalasinya relatif mudah karena dapat dilakukan tidak hanya pada level industri tetapi juga untuk skala rumahan. Hanya saja, kamu perlu cermat dalam menggunakan setiap komponen dalam sistem tersebut. 

Salah satu komponen penting dalam sebuah sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) adalah baterai. Pemakaian baterai berfungsi untuk menyimpan energi listrik dari panel surya dan selanjutnya menyalurkannya ke inverter. Setelah melalui inverter, listrik pun bisa dimanfaatkan untuk menyalakan berbagai jenis perangkat listrik. 

Jenis Baterai untuk Pemakaian Sistem Listrik Tenaga Surya

Berkaitan dengan pemilihan baterai untuk PLTS, kamu tidak bisa membeli baterai isi ulang sembarangan. Kamu perlu mempertimbangkan pemakaian baterai yang secara khusus ditujukan untuk sistem tenaga surya yang memiliki ketahanan tinggi dan dapat menyalurkan aliran listrik dalam jangka panjang. 

Dengan mempertimbangkan kebutuhan tersebut, ada dua jenis baterai yang bisa kamu pilih, yaitu: 

  1. Deep Cycle Lead Acid Battery

Pertimbangan jenis baterai untuk PLTS yang pertama adalah baterai deep cycle lead acid. Baterai jenis ini sudah lama digunakan dalam sistem PLTS. Keuntungan utama dari pemakaian jenis baterai ini adalah harganya yang relatif terjangkau. 

Meski harganya murah, kemampuan baterai deep cycle lead acid dalam menyimpan energi listrik dapat kamu andalkan. Ditambah lagi, baterai ini juga merupakan material yang ramah lingkungan dan dapat didaur ulang. 

Di pasaran, kamu bisa menemukan dua tipe baterai deep cycle lead acid, yaitu: 

  • Flooded Lead Acid (FLA) Battery

Baterai ini sering disebut sebagai wet cell atau aki basah. Penyebutan itu berkaitan dengan karakteristik baterai FLA yang mengharuskan sel-sel di dalamnya terendam cairan elektrolit. Dalam penggunaannya, kamu perlu melakukan pengisian cairan elektrolit secara rutin agar baterai tetap dapat digunakan.

  • Valve-Regulated Lead Acid (VRLA) Battery

Jenis yang kedua adalah baterai VRLA yang secara khusus didesain tertutup sehingga tidak ada risiko kebocoran cairan elektrolit. Penggunaannya pun lebih praktis dibandingkan baterai FLA karena kamu tak perlu melakukan penambahan cairan elektrolit. 

Di pasaran, kamu dapat menemukan dua jenis baterai VRLA, yaitu: 

  • Absorbent Glass Matt (AGM). Baterai AGM menggunakan separator terbuat dari bahan fiberglass yang ditempatkan di sela-sela pelat sel. Penempatan tersebut memungkinkan cairan elektrolit menyerap dan tersimpan ke pori-pori fiberglass. 
  • Gell Cell. Baterai VRLA tipe Gell Cell menggunakan cairan elektrolit yang teksturnya seperti puding (gel). 
  1. Lithium Ion Battery

Selain baterai deep cycle lead acid, ada pula pertimbangan untuk menggunakan baterai lithium ion. Penggunaan lithium ion dalam sistem listrik tenaga surya relatif baru. Fenomena pemakaiannya mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya popularitas kendaraan listrik. Sebagai buktinya, Tesla yang merupakan produsen mobil listrik terkemuka dunia menggunakan jenis baterai ini untuk solusi penyimpanan energi listrik. 

Itulah tips penting terkait penggunaan baterai untuk sistem listrik tenaga surya yang perlu kamu ketahui. Lalu, di antara dua kategori baterai tersebut, mana yang memiliki kualitas lebih baik? Jawabannya adalah baterai lithium ion. Namun, kamu perlu mengeluarkan biaya relatif lebih besar kalau memilih baterai tersebut. 

Terlepas apa pun pilihan baterai yang kamu gunakan saat merancang sistem listrik tenaga surya, pastikan untuk menggunakan produk Ritar Power. Ritar Power menyediakan solusi baterai berkualitas, baik tipe deep cycle lead acid ataupun lithium ion. Pilihan spesifikasi yang tersedia juga sangat beragam. 

Lalu, di mana kamu bisa mendapatkan baterai berkualitas buatan Ritar Power? Caranya gampang. Kamu bisa mendapatkannya secara langsung dari distributor Ritar Power resmi di Indonesia, yakni PT NPS Pemuda Berdikarisma. Kalau bingung memilih jenis baterai yang tepat, kamu bisa secara langsung melakukan konsultasi.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *